Insektisida TRIMETRIN 225 EC 1 Liter Pengendali Ulat Grayak Bawang Merah
Insektisida TRIMETRIN 225 EC 1 Liter Pengendali Ulat Grayak Bawang Merah
TRIMETRIN 225 EC adalah insektisida untuk membantu mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera exigua) pada tanaman bawang merah. Produk ini mengandung kombinasi dua bahan aktif, yaitu Triazofos 210 g/L dan Deltametrin 15 g/L, dengan formulasi EC (Emulsifiable Concentrate).
Kombinasi bahan aktif tersebut bekerja melalui mekanisme yang berbeda dalam mengganggu sistem saraf hama. TRIMETRIN diformulasikan untuk aplikasi penyemprotan pada tanaman bawang merah sesuai dosis, waktu aplikasi, dan petunjuk penggunaan pada label.
Penggunaan insektisida secara tepat membantu mendukung pengendalian ulat grayak yang dapat merusak daun bawang merah dan mengganggu pertumbuhan tanaman apabila populasinya tidak dikendalikan.
MANFAAT DAN KEUNGGULAN TRIMETRIN
-
Membantu mengendalikan ulat grayak: ditujukan untuk pengendalian Spodoptera exigua pada tanaman bawang merah sesuai label.
-
Kombinasi dua bahan aktif: mengandung Triazofos 210 g/L dan Deltametrin 15 g/L.
-
Mekanisme kerja berbeda: kedua bahan aktif bekerja pada sistem saraf serangga melalui mekanisme yang berbeda.
-
Formulasi EC: konsentrat yang dapat diemulsikan dengan air sesuai petunjuk penggunaan.
-
Aplikasi melalui penyemprotan: digunakan dengan memperhatikan dosis dan volume semprot yang tercantum pada label.
-
Kemasan 1 liter: praktis untuk kebutuhan pengendalian hama pada lahan pertanian sesuai luas area dan dosis yang dianjurkan.
KANDUNGAN BAHAN AKTIF
1. Triazofos 210 g/L
Triazofos termasuk golongan organofosfat yang menghambat enzim asetilkolinesterase pada sistem saraf serangga. Gangguan tersebut dapat menyebabkan fungsi saraf hama terganggu.
2. Deltametrin 15 g/L
Deltametrin termasuk golongan piretroid yang bekerja dengan mengganggu fungsi saluran natrium pada sistem saraf serangga.
Kombinasi bahan aktif ini ditujukan untuk membantu pengendalian hama sasaran. Efektivitasnya dipengaruhi oleh tingkat serangan, kondisi tanaman, ketepatan dosis, waktu aplikasi, serta kepatuhan terhadap petunjuk label.
HAMA DAN TANAMAN SASARAN
Bawang Merah
-
Hama sasaran: Ulat grayak (Spodoptera exigua)
-
Dosis konsentrasi pada label: 0,75 ml/L air
-
Dosis per hektare pada label: 0,375 L/ha
-
Volume semprot: 500 L/ha
-
Metode aplikasi: Penyemprotan volume tinggi.
Gunakan sesuai rekomendasi pada label ketika populasi atau intensitas serangan hama telah mencapai ambang ekonomi (AE), atau mengikuti rekomendasi petugas pertanian yang berwenang.
Catatan penting: Dosis konsentrasi dan dosis per hektare merupakan dua cara penyajian dosis yang berbeda. Jangan menggabungkannya atau mengubahnya tanpa memperhatikan volume semprot dan petunjuk resmi pada kemasan.
CARA PENGGUNAAN
-
Pastikan tanaman dan hama yang akan dikendalikan sesuai dengan sasaran pada label, yaitu ulat grayak pada bawang merah.
-
Periksa kondisi tanaman dan tingkat serangan sebelum melakukan aplikasi.
-
Gunakan dosis sesuai petunjuk label, yaitu 0,75 ml/L air atau dosis per hektare sesuai volume semprot yang dianjurkan.
-
Siapkan larutan menggunakan alat ukur yang sesuai dan ikuti petunjuk pencampuran pada kemasan.
-
Lakukan penyemprotan secara merata pada bagian tanaman yang menjadi sasaran, dengan memperhatikan arah angin.
-
Hindari penyemprotan saat angin kencang atau ketika kondisi cuaca meningkatkan risiko hanyutan larutan.
-
Bersihkan alat aplikasi sesuai petunjuk setelah digunakan dan simpan produk dalam kemasan tertutup.
-
Patuhi interval aplikasi serta ketentuan interval sebelum panen pada label resmi.
TIPS PENGENDALIAN ULAT GRAYAK BAWANG MERAH
-
Pantau tanaman secara berkala untuk mendeteksi keberadaan ulat dan kerusakan daun sejak dini.
-
Gunakan insektisida berdasarkan hasil pemantauan dan ambang pengendalian yang sesuai.
-
Terapkan pengendalian hama terpadu, termasuk pemantauan populasi dan pengelolaan sisa tanaman yang terinfestasi sesuai rekomendasi pertanian.
-
Lakukan rotasi insektisida berdasarkan kelompok mekanisme kerja yang berbeda untuk membantu mengelola risiko resistensi.
-
Jangan meningkatkan dosis atau memperpendek interval aplikasi di luar ketentuan label.
-
Hindari penggunaan pada tanaman padi karena label secara tegas mencantumkan “Tidak untuk tanaman padi.”
PERINGATAN KEAMANAN
TRIMETRIN mengandung bahan aktif yang memerlukan penanganan hati-hati. Triazofos dapat mengganggu sistem saraf, sedangkan Deltametrin juga berbahaya jika tidak digunakan sesuai petunjuk.
-
Gunakan alat pelindung diri yang sesuai, termasuk sarung tangan, pakaian pelindung, pelindung mata, dan perlindungan pernapasan.
-
Jangan makan, minum, atau merokok saat membuka kemasan, mencampur, maupun menyemprot.
-
Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata serta jangan menghirup kabut semprotan.
-
Jauhkan produk dari anak-anak, makanan, minuman, dan pakan ternak.
-
Hindari pencemaran kolam, saluran irigasi, dan sumber air.
-
Produk berbahaya bagi lebah, ikan, hewan peliharaan, ternak, dan satwa non-sasaran.
-
Simpan produk dalam kemasan tertutup di tempat aman dan kering.
Jika terjadi paparan atau dugaan keracunan, hentikan aktivitas dan segera cari bantuan medis. Ikuti petunjuk pertolongan pertama pada label dan bawa kemasan atau label produk saat meminta pertolongan. Jangan memaksakan muntah atau memberikan sesuatu melalui mulut kepada orang yang tidak sadar.
SPESIFIKASI PRODUK
-
Nama produk: TRIMETRIN 225 EC
-
Kategori: Insektisida
-
Bahan aktif: Triazofos 210 g/L + Deltametrin 15 g/L
-
Formulasi: EC (Emulsifiable Concentrate)
-
Isi bersih: 1.000 ml atau 1 liter
-
Produsen/formulator dan pemegang merek dagang: PT Terronix Indonesia
-
Nomor pendaftaran pada label: RI.010101146550124551
INFORMASI EXP
EXP: Produk dikirim sesuai dengan stok yang paling baru, dengan masa EXP yang masih lama.
Gunakan TRIMETRIN 225 EC sesuai label resmi, khususnya untuk pengendalian ulat grayak pada bawang merah, dengan memperhatikan dosis, keselamatan kerja, dan ketentuan penggunaan yang berlaku.
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
500 tersedia
Lihat detail lengkap
